Hanya sebuah coretan yang mungkin diperlukan atau bermanfaat bagi kalian semua


6 Perintah Dasar Linux Yang Wajib Dikuasai

Diposting oleh Edo Oktavi pada 11 August 2018 - 08:35 . Linux
5 langkah menguasai linux Setelah beberapa waktu yang lalu saya memberikan tips tentang 5 langkah menguasai linux, sekarang saya ingin menjelaskan beberapa perintah yang umunya sering digunakan di linux yang berbasis CLI. Jika kalian ingin menjadi System Administrator baik jaringan, server maupun user biasa yang menggunakan Linux Desktop. Kalian wajib membiasakan diri dengan perintah dasar linux, terutama yang ingin menjadi System Administrator karena yang akan kalian hadapi umumnya hanyalah sebuah terminal berbasis text, dan jarang menggunakan GUI. Pada prakteknya saat ini saya menggunakan Debian 8 .

Perintah Dasar Linux

1. ls ls adalah perintah pada linux yang digunakan untuk melihat isi folder atau direktori. Coba ingat lagi apa yang sudah saya jelaskan sedikit pada artikel sebelumnya tentang struktur file linux. System operasi linux menggunakan system penyimpanan bertingkat yang dimana direktori utamanya adalah root ( / ). Setelah itu disusun atas beberapa direktori untuk mendukung system seperti /bin, /etc, /home, /proc/ dan lain sebaganya. Dimana setiap direktori mempunyai fungsi masing-masing. Ketika kita ingin melihat isi dari direktori tersebut kita bisa menggunakan perintah ls, Contoh : ls -lh ket : -lh adalah parameter yang digunakan agar hasilnya menjadi tersusun kebawah dan mudah dibaca oleh manusia Jika tanpa parameter tersebut hanya akan menampilkan nama file dan direktori saja. ls command Dan untuk melihat dimana posisi kita sekarang yaitu dengan menggunakan perintah pwd pwd command 2. cd cd adalah perintah untuk berpindah direktori pada linux. Ketika kita ingin berpindah direktori, misalnya sekarang kita berada di directori /home/anda “anggap user yang kalian gunakan sekarang adalah anda dan /home/anda adalah lokasi penyimpanan bawaan kalian pada linux” dan ingin berpindah ke direktori lain seperti download, dokumen, images dan lain sebagainya dibawah direktori utama “anda”, kita bisa menggunakan perintah cd dengan 2 metode path.Yaitu absolute path dan relative path. Ket : path adalah tempat keberadaan file atau direktori Absolute path adalah path yang dimulai dari direktori root ( / ) hingga lokasi saat ini. Contoh /home/anda/{lokasi saat ini} dan ketika anda ingin berpindah direktori anda bisa menggunakan perintah cd, contoh : cd /home/anda/dokumen cd dokumen/ cd .. Itu akan menghasilkan keluaran yang sama yaitu berpindah kedalam direktori dokumen. Namun jika menggunakan perintah kedua kalian diwajibkan berada didirektori atasnya. Yaitu direktori “anda” karena jika tidak direktori tersebut tidak akan ditemukan. Pada perintah ketiga kalian akan kembali ke direktori atasnya. Ketika kalian sudah memasuki direktori dokumen dan kalian menggunakan perintah ketiga, kalian akan kembali kedirektori awal yaitu direktori “anda”, dan ketika kalian menggunakannya lagi kalian akan berpindah lagi kedirektori /home. cd command 3. mkdir mkdir adalah perintah yang digunakan untuk membuat direktori pada linux. Contoh : mkdir contoh Jika kita masih berada di direktori dokumen maka dengan perintah itu kita membuat direktori baru lagi bernama contoh didalam directori dokumen tersebut. Kalian bisa menggunakan perintah ls untuk melihatnya nya. Dan perintah cd untuk berpindah kedalamnya. 4. nano nano adalah text editor linux yang biasa digunakan untuk membuat file baru ataupun mengedit file yang sudah ada pada linux, contoh : nano filebaru Dengan perintah diatas kita akan membuat file bernama filebaru dan akan keluar tampilan text editor. Silahkan kalian coba isi apapun terserah. Setelah itu untuk menyimpan ada 2 cara. Yaitu menggunakan kombinasi ctrl + x atau tombol f2. Setelah itu tekan enter aja. Dan filebaru berhasil dibuat. Untuk mengeditnya kalian bisa menggunakan perintah tersebut lagi. Text editor ini sering digunakan untuk mengkonfigurasi paket-paket linux, seperti konfigurasi webserver, ftp server dan lain sebagainya bagi System Adminstrator. nanocommand 5. cp, mv, rename mereka adalah kumpulan perintah untuk menyalin, memindah, dan mengubah nama berkas, contoh : cp filebaru namafilebaru mv filebaru /home/anda/dokumen/contoh/ rename filebaru namabaru Sesuaikan dengan nama file dan tujuannya ya. Kalian bisa mengunakan relative path dan absolute path. setelah itu silahkan kalian periksa dengan menggunakan perintah ls. 6. apt-get Adalah perintah untuk mengelola paket pada linux. Contoh jika kalian ingin memasang paket untuk keperluan webserver dengan menggunakan perintah : apt-get install apache2 Dengan perintah tersebut kalian akan memasang paket apache2 yang biasanya digunakan untuk webserver, jika ada konfirmasi silahkan tekan tombol y lalu enter dan paket apache2 berhasil dipasang. Jangan lupa untuk terkoneksi ke internet untuk memasangnya, dan sebelum kalian menggunakan perintah tersebut kalian sangat dianjurkan untuk mengunakan perintah : apt-get update untuk memperbarui daftar paket pada linux kalian. apt update Dan untuk mencari nama paketnya kalian bisa menggunakan perintah : apt-cache search namapaket Silahkan ganti namapaket dengan paket yang ingin kalian cari. Selamat kalian telah mempelajari perintah dasar linux, dan untuk perintah-perintah lainnya akan saya jelaskan dilain kesempatan. Kedepannya saya akan menyajikan lagi tutorial linux seperti mengkonfigurasi webserver, router, dan lain sebagainya. Jangan lupa bookmark blog ini agar tidak ketinggalan tutorial lainnya. Terimakasih.
Bagikan ke: Share on Facebook Share on Twitter

Artikel terkait

  • Konfigurasi Awal VMWare Untuk Instalasi Debian 8

    Diposting oleh Edo Oktavi di 26 August 2018 - 17:36

    VMWare adalah salah satu jenis virtualisasi yang bisa digunakan pada PC atau Laptop untuk membuat komputer virtual atau lebih sering dikenal sebagai Virtual Machine. Untuk jenis virtualisasi...

    Selengkapnya

  • 5 Langkah Menguasai Sistem Operasi Linux

    Diposting oleh Edo Oktavi di 28 July 2018 - 20:51

    Kebanyakan orang tidak sadar bahwa linux berada disekitarnya, contohnya dalam penggunaan server dimana sekarang lebih banyak menggunakan linux dikarenakan open source dan bebas biaya lisensi,...

    Selengkapnya

  • Komentar

    Alit Hamied

    Pada waktu 11 August 2018 - 12:09
    ahh.. Nostialgia pas waktu masih sekolah disuruh bikin webserver pakek linux:v

    Edo Oktavi

    Pada waktu 11 August 2018 - 13:17
    Alit, hehehe. Sama aja gan sekarang juga masih ditekuni

    Tambah komentar

    Nama *

    E-mail *

    Url *

    Komentar *

    Keamanan *


    Not Spam *